PRODUKTIVITAS PERTANIAN DESA RATA MEROKET: GAPOKTAN TANJUNGSARI PANEN 311 KARUNG, OPERATOR SID DAN PPL SAINUDIN, SP GAGAS OPTIMALISASI LAHAN SEMPIT DAN KAJIAN INOVASI PERTANIAN DIDESA RATA
RATA, TOILI BARAT – Sektor pertanian di Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, tengah menjadi perhatian serius. Potensinya yang besar tidak hanya menjadi perbincangan di lapangan, namun telah menjadi kajian rutin yang dibahas bersama antara Operator SID Desa Rata dan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Sainudin, SP.
Bukti nyata potensi tersebut terlihat pada panen raya Senin, 12 Oktober 2026. Di wilayah Desa Rata, lahan seluas 2 hektar yang dikelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan PPL berhasil menghasilkan 311 karung gabah kering panen (GKP). Dengan estimasi lebih dari 15 ton gabah, capaian ini menegaskan bahwa Desa Rata memiliki tingkat produktivitas lahan yang sangat tinggi.
Namun, kajian yang dilakukan tidak berhenti pada tanaman padi dan peningkatan produksi semata.
Sektor pertanian yang dibahas bersama Operator SID dan PPL mencakup pengembangan yang jauh lebih luas. Fokus kajian diarahkan pada pengembangan beragam tanaman pangan yang dapat dibudidayakan di lahan sempit, dengan memanfaatkan lahan tidur milik warga yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal, demikian disampaikan Operator SID Desa Rata.
Konsep ini dinilai sangat relevan dengan kondisi Desa Rata. Pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur, dan lahan sempit di sekitar rumah diharapkan dapat menjadi solusi cerdas untuk menjawab dua persoalan utama di desa, yaitu keterbatasan lapangan kerja dan upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Melalui pengaktifan kembali kelompok tani, program ini dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga didorong untuk berperan aktif dalam budidaya tanaman pangan pekarangan seperti sayuran, cabai, tomat, dan tanaman pangan cepat panen lainnya yang bernilai ekonomis dan dapat menunjang kebutuhan dapur sehari-hari.
Kolaborasi antara Operator SID yang bertugas dalam pendataan dan publikasi potensi desa melalui Sistem Informasi Desa, dengan pendampingan teknis dari PPL Sainudin, SP, menjadi langkah strategis. Bersama tim PPL, saat ini mulai disusun langkah-langkah pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi, mulai dari pemetaan lahan tidur, penyiapan bibit, hingga pendampingan budidaya dan pemasaran hasil.
Dengan strategi diversifikasi tanaman dan optimalisasi lahan sempit ini, Desa Rata tidak hanya akan dikenal sebagai desa pesisir, tetapi juga sebagai desa yang mandiri pangan, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru dari sektor pertanian keluarga.
Kirim Komentar